Superman

Rabu, 05 November 2014

Unified Modeling Language (UML)

Unified Modeling Language (UML) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menggambarkan suatu system informasi terutama yang berorientasi objek. Bahasa pemodelan ini telah banyak digunakan dalam rekayasa perangkat lunak, sehingga bahasa ini telah menjajadi stadar dalam pembuatan dan pengembangan sistem. Blok pembanguan utama UML adalah diagram. Berikut ini diagram yang sering digunakan

Uses Case Diagram

Use-case diagram merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan requirement fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. Use-case diagram menekankan pada “siapa” melakukan “apa” dalam lingkungan sistem perangkat lunak akan dibangun. Use-case diagram sebenarnya terdiri dari dua bagian besar; yang pertama adalah use case diagram (termasuk gambar use case dependencies) dan use case description.

Use-case diagram adalah gambaran graphical dari beberapa atau semua actor, use-case, dan interaksi diantara komponen-komponen tersebut yang memperkenalkan suatu sistem yang akan dibangun. Use-case diagram menjelaskan manfaat suatu sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang berada di luar sistem. Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar.

Asosiasi antara Use Case

  • Association – relasi antara actor dengan use-case dimana terjadi interaksi diantara mereka
  • Asosiasi digambarkan dengan garis yang menghubungkan antara actor dengan use-case
  • Asosiasi dengan anak panah menyentuh use-case mengindikasikan bahwa usecase dipicu oleh actor.
  • Asosiasi tanpa anak panah mengindikasikan receiver actor
  •  Asosiasi dapat bersifat dua-arah atau multi-arah (bidirectional or unidirectional)

contoh : 

 Generalisasi (Generalisation) antara Actor

Generalisasi pada aktor dan use case dimaksudkan untuk menyederhanakan model dengan cara menarik keluar sifat-sifat pada aktor-aktor maupun use case-use case yang sejenis memberikan cara untuk mengetahui kapan dubutuhkan generalisasi berdasarkan , yakni :
1.Mekanisme berbeda dengan satu tujuan yang sama(Generalisasi Use case)
 jika ada lebih dari satu alternatif teknik dan cara agar akktor agar mencapai tujuanya,tentu akan diperoleh penggunaan bersama(sharring) seperti peralatan pendukung , bisnis rules, validasi data, dan sebagainya.
2.Agen Berbeda dengan satu tujuan yang sama (Generalisasi Aktor)
  jika lebih dari satu aktor mencoba membangun satu tujuan yang sama kita dapat membuat generalisasi antar aktor tersebut. 
sebagai contoh :


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar