Pada umumnya, kegunaan average difungsikan untuk mencari nilai rata-rata dari kumpulan data dalam waktu tertentu atau sekelompok data tertentu.
Kami sudah membuatkan data sebagai contoh untuk mencari nilai rata-rata.
1. Posisikan kursor ke baris nilai rata-rata, lalu tuliskan rumus =average(C2:C11), kemudian tekan Enter. Untuk memasukkan rumus secara mudah dan cepat, setelah rumus =average(, tandailah semua data dari kolom C baris 2 sampai baris 11, lalu beri tutup kurung dan Enter.
2. Akhirnya, nilai rata-rata sudah didapatkan.
3. Bagaimana jika datanya terdiri dari banyak kolom ?
4. Hitunglah nilai rata-rata di kolom paling depan terlebih dahulu, rumusnya ya seperti diatas.
5. Jika sudah, arahkan kursor ke kotak nilai rata-rata kolom pertama sampai muncul tanda plus (+), lalu klik dan tarik sampai kolom paling terakhir. Lepaskan dan rumus secara otomatis akan berlaku pada semua kolom. Jika melakukan seperti ini, kalian tak harus melakukan memasukkan data satu persatu ke kolom excel.
6.Contohnya seperti ini.
7.Langkah yang sama juga dapat dilakukan untuk mencari nilai rata-rata pada setiap barisnya. Masukkan rumus average ke kolom paling kanan kolom nilai paling atas.
8. Ketika hasilnya sudah didapat, arahkan kursor ke sisi kanan nilai rata-rata pertama, lalu klik dan tarik sampai ke baris paling bawah.
9. Contohnya akan seperti ini, nilai rata-rata sudah selesai dihitung baik untuk kolom maupun baris.
Minggu, 07 Januari 2018
RUMUS MEAN MEDIAN MODUS UNTUK DATA TUNGGAL DAN BERKELOMPOK
Pengantar Statistika:
Statistik adalah ilmu yang mempelajari tentang cara memperoleh data, menyajikan data, mengolah data dan menarik kesimpulan.
Rumus Mean Median Modus untuk Data Tunggal dan Berkelompok
1. Rumus Mean / Rataan Hitung
Rata-rata hitung atau mean adalah rata - rata nilai yang dapat kita peroleh dari suatu informasi.
a. Rumus Mean data tunggal
b. Rumus Mean Untuk Data berkelompok
Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = data ke-i
Rumus Mean/Rata-rata Gabungan

2. Rumus menghitung Median
a. Rumus Median untuk data tunggal
Median adalah suatu nilai tengah yang telah diurutkan. Median dilambangkan Me.
Untuk menentukan nilai Median data tunggal dapat dilakukan dengan cara:
a) mengurutkan data kemudian dicari nilai tengah,
b) jika banyaknya data besar, setelah data diurutkan, digunakan rumus:
Untuk n ganjil : Me = X1/2(n + 1)
Xn/2 + Xn/2 +1
Untuk n genap: Me = ––––––––––––
2
Keterangan:
xn/2 = data pada urutan ke-n/2 setelah diurutkan.
Contoh menghitung median:
Tentukan median dari data: 2, 5, 4, 5, 6, 7, 5, 9, 8, 4, 6, 7, 8
Jawab:
Data diurutkan menjadi: 2, 4, 4, 5, 5, 5, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9
Median = data ke-(13 + 1)/2 = data ke-7
Jadi mediannya = 6
b. Median untuk data kelompok
Jika data yang tersedia merupakan data kelompok, artinya data itu dikelompokkan ke dalam interval-interval kelas yang sama panjang. Untuk mengetahui nilai mediannya dapat ditentukan dengan rumus berikut ini.
Me=L + c\left ( \frac{\frac{1}{2}n-f_{k}}{\sum f_{i}} \right )
Keterangan:
Kelas median adalah kelas yang terdapat data X1/2 n
L = tepi bawah kelas median
c = lebar kelas
n = banyaknya data
F = frekuensi kumulatif kurang dari sebelum kelas median
f = frekuensi kelas median
3. Rumus Menghitung Modus
Modus ialah nilai yang paling sering muncul atau nilai yang mempunyai frekuensi tertinggi. Jika suatu data hanya mempunyai satu modus disebut unimodal dan bila memiliki dua modus disebut bimodal, sedangkan jika memiliki modus lebih dari dua disebut multimodal. Modus dilambangkan dengan Mo.
a. Rumus Modus data tunggal
Modus dari data tunggal adalah data yang sering muncul atau data dengan frekuensi tertinggi.
Contoh soal menentukan modus.
Soal:
Tentukan modus dari data di bawah ini.
2, 1, 4, 1, 1, 5, 7, 8, 9, 5, 5, 10
Jawab:
Data yang sering muncul adalah 1 dan 5. Jadi modusnya adalah 1 dan 5.
b. Rumus modus untuk Data kelompok
Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:
Dengan : Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus) i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya
Statistik adalah ilmu yang mempelajari tentang cara memperoleh data, menyajikan data, mengolah data dan menarik kesimpulan.
Rumus Mean Median Modus untuk Data Tunggal dan Berkelompok
1. Rumus Mean / Rataan Hitung
Rata-rata hitung atau mean adalah rata - rata nilai yang dapat kita peroleh dari suatu informasi.
a. Rumus Mean data tunggal
b. Rumus Mean Untuk Data berkelompok
Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = data ke-i
Rumus Mean/Rata-rata Gabungan

2. Rumus menghitung Median
a. Rumus Median untuk data tunggal
Median adalah suatu nilai tengah yang telah diurutkan. Median dilambangkan Me.
Untuk menentukan nilai Median data tunggal dapat dilakukan dengan cara:
a) mengurutkan data kemudian dicari nilai tengah,
b) jika banyaknya data besar, setelah data diurutkan, digunakan rumus:
Untuk n ganjil : Me = X1/2(n + 1)
Xn/2 + Xn/2 +1
Untuk n genap: Me = ––––––––––––
2
Keterangan:
xn/2 = data pada urutan ke-n/2 setelah diurutkan.
Contoh menghitung median:
Tentukan median dari data: 2, 5, 4, 5, 6, 7, 5, 9, 8, 4, 6, 7, 8
Jawab:
Data diurutkan menjadi: 2, 4, 4, 5, 5, 5, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9
Median = data ke-(13 + 1)/2 = data ke-7
Jadi mediannya = 6
b. Median untuk data kelompok
Jika data yang tersedia merupakan data kelompok, artinya data itu dikelompokkan ke dalam interval-interval kelas yang sama panjang. Untuk mengetahui nilai mediannya dapat ditentukan dengan rumus berikut ini.
Me=L + c\left ( \frac{\frac{1}{2}n-f_{k}}{\sum f_{i}} \right )
Keterangan:
Kelas median adalah kelas yang terdapat data X1/2 n
L = tepi bawah kelas median
c = lebar kelas
n = banyaknya data
F = frekuensi kumulatif kurang dari sebelum kelas median
f = frekuensi kelas median
3. Rumus Menghitung Modus
Modus ialah nilai yang paling sering muncul atau nilai yang mempunyai frekuensi tertinggi. Jika suatu data hanya mempunyai satu modus disebut unimodal dan bila memiliki dua modus disebut bimodal, sedangkan jika memiliki modus lebih dari dua disebut multimodal. Modus dilambangkan dengan Mo.
a. Rumus Modus data tunggal
Modus dari data tunggal adalah data yang sering muncul atau data dengan frekuensi tertinggi.
Contoh soal menentukan modus.
Soal:
Tentukan modus dari data di bawah ini.
2, 1, 4, 1, 1, 5, 7, 8, 9, 5, 5, 10
Jawab:
Data yang sering muncul adalah 1 dan 5. Jadi modusnya adalah 1 dan 5.
b. Rumus modus untuk Data kelompok
Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:
Dengan : Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus) i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya
Langganan:
Komentar (Atom)




